Manchester - Sejak bergabung dengan Manchester United
pada tahun 2006 lalu, Wayne Rooney telah mencetak gol demi gol. Tabungan
golnya itu kini baru saja mencapai angka 200.
Rooney bergabung
dengan MU usai direkrut dari Everton pada musim panas 2004. Melakoni
debut pada 28 September di Liga Champions, Rooney langsung
memperlihatkan potensi besarnya dengan mencetak trigol dan sebuah
assist. Catatan tersebut membuatnya menjadi pemain termuda MU yang bikin
hat-trick di Liga Champions--pada usia 18 tahun dan 335 hari.
Tahun
demi tahun berlalu. Kendatipun masa-masanya di Old Trafford tidak
selalu dijalani Rooney dengan mulus--beberapa kali masa depannya
dispekulasikan, termasuk musim panas ini--Rooney masih berseragam MU. Ia
kini sedang menjalani musim ke-10 sebagai pemain 'Setan Merah' dan baru
saja mengukir catatan spesial, yang mana terjadi di kancah Liga
Champions.
Dalam partai matchday I menghadapi Bayer
Leverkusen di Old Trafford, Rabu (18/9/2013) dinihari WIB, penyerang
internasional Inggris berusia 27 tahun itu menyumbang dua gol dalam
kemenangan 4-2 atas tim lawan. Sepasang gol tersebut membuatnya kini sudah mengoleksi 200 gol di MU.
"Saya sangat bangga bisa mencatatkan gol ke-200 bersama Manchester United," kata Rooney kepada BBC.
"Saya
amat gembira dapat membukukan 200 gol untuk sebuah klub seperti
Manchester United, itu adalah sebuah kehormatan besar," lanjutnya.
200
gol yang dicetak Rooney dalam 406 penampilan tersebut mengokohkan
posisinya di posisi empat klasemen topskorer sepanjang masa MU. Cuma ada
tiga pemain legendaris 'The Red Devils' yang punya torehan gol lebih
banyak daripada Rooney, yakni Jack Rowley (211 gol, 1937–1955), Denis
Law (237 gol, 1962–1973), dan Bobby Charlton (249 gol, 1956–1973).
Selasa, 17 September 2013
Juventus Kehilangan Determinasi
KOMPAS.com — Gelandang Juventus, Paul Pogba, menilai
Juventus kehilangan determinasi yang biasanya diperlihatkan selama ini.
Imbasnya, Si Nyonya Tua hanya bermain imbang 1-1 melawan Kopenhagen pada
matchday pertama Grup B Liga Champions, Selasa waktu setempat atau Rabu (18/9/2013) dini hari WIB.
"Kami seharusnya memenangkan pertandingan ini dan memiliki begitu banyak peluang, tetapi kami tak mampu meraihnya," ujar gelandang asal Perancis ini kepada Sky Sports Italia.
"Kami kehilangan determinasi yang biasanya diperlihatkan dan saya tak tahu mengapa. Pasalnya, jika kami sabar, maka kami bisa menang."
Juventus tertinggal lebih dulu pada menit ke-14 ketika Nicolai Jorgensen mengoyak jala Gianluigi Buffon. Beruntung, kerja keras tim zebra ini membuahkan hasil pada menit ke-54 ketika Fabio Quagriarella menyamakan kedudukan menjadi 1-1, yang bertahan hingga laga usai.
Kegagalan juara Serie-A ini untuk meraih kemenangan juga tak lepas dari penampilan gemilang penjaga gawang tuan rumah, Johan Wiland. Dia beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang, termasuk tendangan keras Pogba.
"Saya pikir peluang saya gagal karena penyelamatannya. Saya seharusnya bisa mencetak gol, tetapi penjaga gawang beraksi dengan sangat baik," ujar mantan pemain Manchester United ini.
Satu poin dari laga perdana ini membuat Juventus dan Kopenhagen sama-sama menempati peringkat kedua Grup B. Mereka berada di bawah raksasa Liga Spanyol, Real Madrid, yang pesta gol ke gawang tuan rumah Galatasaray karena menang 6-1.
Follow : @M_ALfiqriiii
"Kami seharusnya memenangkan pertandingan ini dan memiliki begitu banyak peluang, tetapi kami tak mampu meraihnya," ujar gelandang asal Perancis ini kepada Sky Sports Italia.
"Kami kehilangan determinasi yang biasanya diperlihatkan dan saya tak tahu mengapa. Pasalnya, jika kami sabar, maka kami bisa menang."
Juventus tertinggal lebih dulu pada menit ke-14 ketika Nicolai Jorgensen mengoyak jala Gianluigi Buffon. Beruntung, kerja keras tim zebra ini membuahkan hasil pada menit ke-54 ketika Fabio Quagriarella menyamakan kedudukan menjadi 1-1, yang bertahan hingga laga usai.
Kegagalan juara Serie-A ini untuk meraih kemenangan juga tak lepas dari penampilan gemilang penjaga gawang tuan rumah, Johan Wiland. Dia beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang, termasuk tendangan keras Pogba.
"Saya pikir peluang saya gagal karena penyelamatannya. Saya seharusnya bisa mencetak gol, tetapi penjaga gawang beraksi dengan sangat baik," ujar mantan pemain Manchester United ini.
Satu poin dari laga perdana ini membuat Juventus dan Kopenhagen sama-sama menempati peringkat kedua Grup B. Mereka berada di bawah raksasa Liga Spanyol, Real Madrid, yang pesta gol ke gawang tuan rumah Galatasaray karena menang 6-1.
Follow : @M_ALfiqriiii
Langganan:
Postingan (Atom)